Beranda > Dokumentasi Kehidupan > Menjelang Subuh, 13 Juli 2008

Menjelang Subuh, 13 Juli 2008

Tepat 2 tahun yang lalu adalah hari istimewaku. Ya, aku selalu mengingatnya… Hari pertama kalinya, aku berusaha untuk menjaga hijab terhadap wanita…

Hhh, apakah hatiku jauh lebih sensitif daripada ingatanku? Malam tadi (malam tanggal 12 juli 2008 ) aku benar-benar gelisah. Tidak bisa tidur. Aku baru tidur selama sekitar 2 jam sehabis maghrib karena capai dan rasa mual di perutku. Kemudian aku terjaga. Aku lalu sholat isya’ munfarid, kemudian makan malam.

Malam hari, sekitar jam 10 malam, aku mencoba tidur kembali. Namun mataku terus terjaga dan hatiku terus gelisah. Lampu dimatikan, pakai selimut tebal, dan ganti pakaian dengan baju dan celana katun pun seolah tak ada gunanya. Detik demi detik berlalu, menit demi menit berlalu… Hingga akhirnya jamku telah menunjukkan sekitar pukul 1 malam. Huh, apa boleh buat. Lebih baik kulanjutkan menulis untuk blogku. Begitulah, hingga adzan shubuh tiba.

Seolah hatiku ingin berbicara kepadaku, tepat 2 tahun lalu (yakni 12 juli 2006) adalah hari yang paling gelisah dalam hidupmu. Lalu kemudian kamu memutuskannya. Sebuah keputusan tetap, dan menjadikan esok menjadi salah satu hari paling bahagia milikmu. 13 juli 2006, hari dimana engkau pertama kalinya benar-benar menginginkan untuk menjaga hijab terhadap wanita.

Aku lega, karena akhirnya aku memilihnya.

2 tahun setelahnya, aku jatuh bangun dan masih limbung dengan tekadku. 2 tahun memang masih muda. Tapi setidaknya, keinginan itu masih ada…

Walau tertatih aku melangkah
Telusuri lembah dan membelah hujan

Aku akan terus berlari
Demi keyakinanku atas bendera diin ini

  1. Abu Muhammad bin Kaswan
    Selasa, Juli 15, 2008 pukul 5:02 pm

    Bismillah..
    Assalamu’alaikum
    Kang Wahyu, Mungkin lebih mantep jika dituliskan faidah (atau pelajaran2) yg bisa diambil di setiap tulisannya..

    Baarakallaahu fiik..

  2. Selasa, Juli 15, 2008 pukul 5:15 pm

    Aku menuliskan ini apa adanya… Aku hampir-hampir mengesampingkan semua akal dan ego ku. Aku menulisnya seperti halnya air mengalir. Dan semua isinya adalah “tanggung jawab” hatiku…

    Tapi usul yang bagus… Insya Allah dipertimbangkan, kang…

  3. muslimah
    Jumat, September 5, 2008 pukul 1:25 pm

    aslm…semoga tetep istiqomah…karna brubah tidak smdah membalikkan kedua telapak tangan

  4. Minggu, September 28, 2008 pukul 10:09 pm

    He, knapa emang yu, gundah gelisah? ;P
    Semangat terus, kawan..😉

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: