Palestina, lagi-lagi tanah ini menjadi saksi pertumpahan darah di antara umat manusia.
Lagi-lagi, ratusan nyawa tak berdosa menjadi korban.
Lagi-lagi, gedung-gedung digempur dan darah berceceran hanya karena keegoisan manusia. Rasanya sudah bosan dengan peperangan ini. Rasanya ingin sekali mengutuk zionisme, suatu paham yang menjadi pemicu ketidak adilan ini. Jujur saja, tidak ada pemahaman yang kubenci di dunia ini sebagaimana kebencianku terhadap zionisme.
Aku benci perang! Selamanya aku akan membenci peperangan! Sebisa mungkin, aku akan menghindari peperangan dan lebih memilih untuk menempuh jalan damai! Itu adalah nuraniku kala berbicara. Tapi, seandainya aku berada dalam posisi penduduk Palestina, apakah aku tetap tidak mau berperang, apakah aku tak mau menghancurkan tank-tank yang telah membunuh saudara-saudaraku, dan bahkan mungkin juga keluargaku? Rasanya tidak juga.

