Sebelum melanjutkan artikel sebelumnya yang aneh dari yang biasanya kutulis (kalau diliat-liat dari riwayat menulis, aku juga punya utang menulis yang lain…), aku ingin sedikit minta pendapat. Bagusnya blog ini isinya apa yah?

Jadi kepikiran. Dulu blog ini sengaja kubuat sebagai sarana belajar orang tentang Islam. Semampuku. Tapi lama-kelamaan aku merasa belum bisa menjadi representasi yang pas buat Islam. Aku sadar. Aku merasa sisi ketaatanku pada firman Allah sangat kurang. Jauh berkurang daripada ketika bulan Agustus-September 2006 lalu. Aku mengalami perubahan model berpikir. Semoga bukan termasuk akidah.

Karena itu aku khawatir jika terlalu banyak cuap-cuap soal agamaku. Pendapat manusia belum tentu benar.

Akhirnya aku putuskan blogku cuma berisi apa yang saat itu menjadi salah satu area berpikirku dan yang penting: aku merasa nyaman untuk membicarakannya di blog. Yah, cuma itu. Kecuali artikel tentang hizbut tahrir (yang tergolong anomali dari kebiasaan nge-blogku), semua artikel yang pernah kupost disini (kecuali yang aku beri label “Ilmu”) sebenarnya adalah proses yang kulakukan untuk debugging isi otakku. Yah, banyak bugs di dalam rule yang telah sadar atau tak sadar kubuat sebagai bagian dari proses berpikirku. Semua tulisanku memang awalnya kutujukan untuk diri sendiri. Karena itu aku tak pernah bosan membaca artikelku sendiri dan ingin menemukan kesalahanku sendiri. Aku memang orang melankolis yang mengharapkan kesempurnaan. Semua yang kupikirkan untuk kutemukan dan kuingat dari diriku sendiri adalah kesalahan. Hilangnya adalah jika kesalahan itu sudah kuanggap sudah tak pernah lagi kulakukan. Atau aku tak menganggapnya lagi sebagai sebuah kesalahan. Emang ga baik punya sifat seperti ini. Tapi ini realita saat ini, yang ingin kurubah menjadi lebih positif…. Karena itu aku menulis. Supaya menemukan: apa yang sebenarnya kupikirkan. Dengan begitu, aku mudah menguji kebenaran dari apa yang telah teruji kebenarannya sebagai sesuatu yang kupikirkan. Ribet yah, model berpikirku. Tak apo-apo.

Kembali ke topik “isi blog”. Aku berpikir untuk mengisi blog ini untuk segala sesuatu yang terkait MSTEI, programming, Gamais, dan pengabdian masyarakat. Jadi tidak ada curhatan lagi di blog ini. Hmmm, sangat cocok dengan salah satu sisi karakterku. Tapi ini baru rencana. Aku harus menyusun kembali flow-flow penulisanku.