Beranda > Dokumentasi Kehidupan, Opini, Pengabdian Masyarakat > Palestina yang Sedang Dilanda Duka

Palestina yang Sedang Dilanda Duka

palestinaPalestina, lagi-lagi tanah ini menjadi saksi pertumpahan darah di antara umat manusia.
Lagi-lagi, ratusan nyawa tak berdosa menjadi korban.
Lagi-lagi, gedung-gedung digempur dan darah berceceran hanya karena keegoisan manusia. Rasanya sudah bosan dengan peperangan ini. Rasanya ingin sekali mengutuk zionisme, suatu paham yang menjadi pemicu ketidak adilan ini. Jujur saja, tidak ada pemahaman yang kubenci di dunia ini sebagaimana kebencianku terhadap zionisme.

Aku benci perang! Selamanya aku akan membenci peperangan! Sebisa mungkin, aku akan menghindari peperangan dan lebih memilih untuk menempuh jalan damai! Itu adalah nuraniku kala berbicara. Tapi, seandainya aku berada dalam posisi penduduk Palestina, apakah aku tetap tidak mau berperang, apakah aku tak mau menghancurkan tank-tank yang telah membunuh saudara-saudaraku, dan bahkan mungkin juga keluargaku? Rasanya tidak juga.

Mari kita berdoa untuk selesainya peperangan ini, untuk Palestina yang lagi-lagi diinjak-injak harga dirinya, yang lagi-lagi dilecehkan kedaulatannya oleh Israel. Semoga orang-orang tak bersalah yang telah meninggal di sana diampuni dosa-dosanya, ditambahkan pahala karena kesabarannya. Semoga orang-orang bodoh yang membuat onar di sana segera sadar, seperti kisah sebagian tentara Amerika yang mengundurkan diri dari perang Irak. Jika tidak sadar, semoga mereka mendapat balasan yang setimpal!

Mungkin aku tergolong telat posting… Tapi aku ingin sekali menyebarkan link fatwa dan pendapat-pendapat yang telah dikeluarkan oleh saudara-saudara kita di berbagai negeri, dari berbagai kalangan, dan juga dengan berbagai macam sudut pandang. Beberapa tulisan, yang sebenarnya intinya cuma satu, ingin memberikan yang terbaik untuk negeri Palestina.

Silahkan baca di sini:

1. http://www.al-ikhwan.net/

2. http://hizbut-tahrir.or.id/

3. http://www.salafy.or.id atau di http://abdulloh.wordpress.com/

  1. Minggu, Januari 4, 2009 pukul 7:00 pm | #1

    Wahyu, ada majalah namanya Eramuslim yang isinya semua tentang Yahudi dan Israel, berhubung kakakku langganan, jadi sering baca deh. Adiktif sekali menelusuri sejarah yahudi dari awal. Sejak zaman mereka membunuh para nabinya, sampai sekarang mendekam di Israel.

    Mereka memang kaum yang pintar sekali, sangat pintar hingga tak mengindahkan nurani hati kecilnya lagi.

  2. Senin, Januari 5, 2009 pukul 7:38 pm | #2

    “Tetapi kamu, kasihilah musuhmu dan berbuatlah baik kepada mereka dan pinjamkan dengan tidak mengharapkan balasan, maka upahmu akan besar dan kamu akan menjadi anak-anak Allah Yang Mahatinggi, sebab Ia baik terhadap orang-orang yang tidak tahu berterima kasih dan terhadap orang-orang jahat.” (Lukas 6 : 35)
    Andaikan semua orang mengikuti perintah ini…

    • Senin, Januari 5, 2009 pukul 8:08 pm | #3

      @ Nortbird:
      Hmmm, ya, itu benar… =)
      Baiklah, kalau begitu, aku mengganti do’aku:

      Semoga orang-orang tak bersalah yang telah meninggal di sana diampuni dosa-dosanya, ditambahkan pahala karena kesabarannya. Semoga orang-orang bodoh yang membuat onar di sana segera sadar, seperti kisah sebagian tentara Amerika yang mengundurkan diri dari perang Irak. Jika tidak sadar, semoga mereka sadar dan kembali ke jalan yang benar. Sesungguhnya Engkaulah Maha Pembolak-balik Hati Manusia…

  1. Belum ada trackback.