Buat teman-teman peserta WIRELESS 2008, ini deskripsinya yah: Dekripsi proyek kecil pilihan Informatika dan Sistem dan Teknologi Informasi

Semangat ya teman-teman… ^^

Sebelum melanjutkan artikel sebelumnya yang aneh dari yang biasanya kutulis (kalau diliat-liat dari riwayat menulis, aku juga punya utang menulis yang lain…), aku ingin sedikit minta pendapat. Bagusnya blog ini isinya apa yah?

Jadi kepikiran. Dulu blog ini sengaja kubuat sebagai sarana belajar orang tentang Islam. Semampuku. Tapi lama-kelamaan aku merasa belum bisa menjadi representasi yang pas buat Islam. Aku sadar. Aku merasa sisi ketaatanku pada firman Allah sangat kurang. Jauh berkurang daripada ketika bulan Agustus-September 2006 lalu. Aku mengalami perubahan model berpikir. Semoga bukan termasuk akidah.

Karena itu aku khawatir jika terlalu banyak cuap-cuap soal agamaku. Pendapat manusia belum tentu benar.

(lagi…)

Kala Matahari Tenggelam

Kehidupan di Kala Senja

Selama menjalani masa istirahat karena sakit demam berdarah, aku banyak merenung. Banyak sekali yang kurenungkan. Salah satunya tentang definisi kehidupan. Lagi-lagi aku memikirkannya. Mungkin pertanyaan seperti ini memang tak akan pernah habis dijawab.

Aku punya kebiasaan mendefinisikan kehidupan secara singkat. Tapi, sayangnya, masih parsial. Dulu bagiku hal itu tidak masalah. Maklum. Apa saja yang bisa dipikirkan anak SMP-SMA? Mungkin sudut pandangku waktu itu masih satu. Saat itu bagiku, yang penting diriku sendiri puas dengan jawaban versiku sendiri. Selain itu, definisi yang singkat membuatku mudah untuk mengingatnya untuk dijadikan acuan dalam menjalani kehidupan.

(lagi…)

Kabel Infus
Kabel Infus

Alhamdulillah… Akhirnya aku diberikan kesempatan untuk ngeblog kembali. Aku ga bisa ngeblog lamaaa sekali… Karena aku sakit demam berdarah. >_< Aku jadi ingin cerita di sini hari-hariku terkena demam berdarah.

3 Februari 2009

Ini adalah hari kuliah keduaku selama semester 6. Ketika bangun tidur, aku merasa badanku panas dan meriang. Kepalaku pusing dan perutku sangat mual dan ingin muntah. Tapi aku masih punya cukup kemampuan untuk bangun, sholat, mandi, kemudian kuliah. Mungkin ini cuma kecapaian karena semalam aku mengakses internet sampai jam satu malam. Ckck…

Sesampai di tempat kuliah, sakit di badanku semakin menjadi-jadi. Rasanya ingin cepat pulang. Tapi kuliah hari ini sampai jam 3 sore. Rasanya menderita sekali.

Sewaktu mampir sebentar di kamar mandi GKU Timur Lantai 4, badanku hampir ambruk dan kesadaranku hampir hilang. Tapi aku segera memulihkan kesadaranku karena menyadari kalau aku pingsan di sini, tak akan ada yang bisa menolongku. Lagi pula, aku tak mau pingsan… Sebisa mungkin, aku harus turun ke lantai bawah dulu.

Dengan langkah yang lunglai dan terseok-seok, akhirnya aku sampai di lantai bawah GKU Timur dan melanjutkan perjalanan ke parkir utara, tempat aku memarkir motorku. Sesekali aku duduk dan istirahat. Mataku mulai berkunang-kunang. Tubuhku semakin lemas dan ingin segera ambruk. Sewaktu aku duduk sebentar di kantin bengkok, temanku Habib Teknik Kimia 2006 menghampiriku. Beliau kemudian tahu kalau aku sedang sakit dan bersedia mengantarku ke Bumi Medika Ganesha dengan arah yang berlawanan (tadinya tujuanku kamar kosku sendiri)…. Tidak mengapa… Yang penting ada teman yang mengantar. Disana aku diberikan beberapa obat. Habib kemudian mengantarku untuk istirahat di sekre Majelis Ta’lim Salman. Alhadulillah, ini pertolongan yang lebih dari cukup.

(lagi…)

Kategori artikel: tidak terlalu berat, dikhususkan untuk seluruh umat Islam.
Anda diasumsikan memahami makna Jihad, Ashobiyah, dan mengetahui kondisi timur-tengah secara umum, minimal tentang Palestina dan Arab Saudi

Antara Saudi dan Hizbut-Tahrir
Antara Saudi dan Hizbut-Tahrir

Bismillahir Rahmanir Rahiim…

Sebenarnya artikel ini sudah cukup lama. Saya hanya berusaha semampu mungkin menjadi agen pemersatu umat Islam dalam satu barisan dengan satu tujuan: membela al haq dan menjadi oposisi bagi kebatilan. Tidak ada ashobiyah, tidak ada kepentingan pribadi atau segelintir pihak saja.

Sebenarnya saya terpaksa menulis artikel tahdzir (menjauhkan umat dari sesuatu) ini. Jika bukan karena rasa cinta yang membiru terhadap umat ini, saya tentu tidak mau mengirimkannya. Motto saya, media dibalas dengan media. Cercaan dibalas dengan cinta.

Cerita ini bermula dari ketidak-sengajaan saya mengunjungi situs ini pada tanggal 5 Januari 2009. Dalam artikel tertanggal 3 Januari itu termuat:

Serukan serang Israel, seorang Ulama’, Syikh Awad al Qorny ditangkap pemerintah Saudi (inilah.com, 01/01).

Hayo, siapa yang tidak panas? Lalu, dengan memotong di antara lipatan kertas yang dibuat sendiri, Hizbut-Tahrir[1] dengan gaya bom-bar-dir-nya berkomentar:

Inilah daftar pengkhianatan penguasa. Sungguh Islam dan umatnya tidak butuh mereka. Kelak mereka akan dicampakkan oleh umat dengan cara yang lebih hina. Inilah saatnya umat mempunyai Khilafah yang akan menghentikan kebiadaban Israel dan membuat perhitungan dengan para penguasa pengkhianat itu.

Pedes banget ga sih… Sama sekali ga mengandung rasa cinta terhadap sesama muslim. Saya mendapatkan artikel itu di link ini: http://hizbut-tahrir.or.id/2009/01/02/pemerintah-saudi-tangkap-ulama-yang-serukan-jihad-melawan-israel/ Apakah komentar pedas ini sudah tabayyun? Apakah sudah diklarifikasi ke pihak yang terkait? Jujur saya heran. Karena lembaga fatwa di Arab Saudi sendiri telah memfatwakan untuk bersama-sama melindungi Palestina. Kongkretnya, ujung-ujungnya tentu saja jihad[2]. Lalu, kalau begitu, semua ulama di sana ditangkap dong? Silahkan baca di link ini. Cek ricek, saya mencoba mencari artikel ini di arsip inilah.com pada tanggal 1 Januari 2009. Saya menemukannya. Tapi kalimatnya tidak sesederhana itu. Berikut nukilannya secara utuh:

Serukan Serang Israel, Ulama Ditangkap

INILAH.COM, Riyadh – Pemerintah Arab Saudi tidak bisa berbuat apa-apa atas penyerangan Israel ke Palestina. Namun ketika seorang ulama terkemuka menyerukan serang Israel, mereka malah menangkapnya.

Sheikh Awad Al Qarni menyerukan untuk menyerang warga Israel di seluruh dunia sebagai balasan terhadap serangan Israel ke Gaza. Dilansir dari DPA, Kamis (1/1), Al Qarni mengeluarkan fatwa pada Senin lalu yang menyebut darah orang Israel halal selama mereka menumpahkan darah saudara kita di Palestina.

Koran al-Rasad melaporkan bahwa al-Qarni ditangkap di Saudi Selatan dan telah dibawa ke Riyadh. Polisi tidak mau berkomentar atas penangkapan itu.

Dalam beberapa hari terakhir, fatwa al-Qarni banyak dibicarakan di situs-situs Internet, tulis koran tersebut. [*/ana]

(lagi…)

Hari ini, iseng-iseng nyoba link ini: http://www.criticsrant.com/bb/reading_level.aspx

Katanya sih, buat ngetes “What level of education is required to understand your blog?”

Hasil buat blog ini:
blog readability test

Seriusan?? (lagi…)

Sempat ada beberapa orang teman yang menanyakan padaku, apa alamat blogku, lalu bertanya-tanya, kenapa ada “319″-nya?

Well, sebenarnya blog ini sudah kubuat sejak zaman aku masih TPB (tingkat satu perkuliahan di ITB). Nah, saat itu dah ada blog dengan alamat fahmy.wordpress.com… >_< Karena aku ga mau panjang-panjang membuat alamat – misalnya jadi wahyufahmy.wordpress.com – aku memilih fahmy319 sebagai ID. Angka 319 itu tiga digit terakhir dari NIM-ku saat itu, 16506319 (sekarang jadi 13506113).. Hehe, cuma itu artinya. Maklumlah… Waktu itu masih cupu dan kelewat polos (sekarang mah udah ngaco :P ). Masih ga ngebayangin kalo bakalan ganti NIM pas penjurusan atau ngasih nama samaran apa gitu yang kerenan…

Hmmm, ada teman yang sering bingung dan lupa melulu dengan alamat blogku… Duuu, gimana yach?

Nah, ini dia tips menghafalnya:

(lagi…)

Surat dari Aminah Ma'rifatillah
Surat dari Aminah Ma’rifatillah

Bekasi, 30 Desember 2008

Saat itu aku sedang berada di lantai dua rumahku. Aku memandangi tempat tidur yang digunakan Mimin ketika menginap di sini. Lalu, mataku beralih ke meja kayu berbentuk bulat di sebelah tempat tidur itu. Biasanya kacamata Mimin yang berbentuk bulat persegi selalu ditaruh di atas meja ini jika Mimin sedang tidur di sini. Namun, sekarang ini, tak ada siapa-siapa… Sepi, hanya cahaya dari jendela kamar ini yang menyapaku…

Aku ingat, bagaimana aku pertama kali bisa akrab dengan Mimin. Sebelumnya, kami tak bicara sepatah katapun. Hanya menyapa dan tersenyum kecil. Aku merasa canggung karena baru pertama kali ini serumah dengan seorang gadis sebaya yang baru kali ini kulihat wajahnya.

(lagi…)

Pertemuan ke-4

Bekasi-Cikarang, 14 Desember 2008

Akhirnya, setelah beberapa bulan lamanya, aku pulang ke Bekasi. Sengaja kusempatkan waktu untuk mengunjungi Mimin di Cikarang. Keluargaku pun mengizinkan dan malah beramai-ramai mengantarku ke Cikarang naik mobil proyek papa.

Di dalam mobil, hatiku berdetak lebih kencang daripada biasanya. Ah, akhirnya, aku bertemu Mimin. Bagaimana keadaannya ya? Apa yang sedang dikerjakannya sekarang? Apakah dia juga merindukanku… Dan lagi, melalui telepon, sebenarnya aku sudah berjanji untuk mengunjunginya sabtu kemarin, tanggal 13 Desember. Namun, aku kemalaman sampai Bekasi. Waktu itu aku lupa kalau ada demo program Sistem Informasi jam 11.30 kalau tidak salah…. Mana aku belum siap apa-apa buat pulang… Alhasil, aku baru berangkat sore hari jam 3-an… Dan sampai bekasi pada malam hari. Maafkan aku Min.

(lagi…)

Menjalani hari dalam sepi
Menjalani hari dalam sepi

Jujur saja, aku senang merenungi diri sendiri, memahami kepribadian diri sendiri secara jujur… Rasanya nyaman jika memahami diri sendiri dengan baik. Jadi, dengan senang hati aku memilih penge-tag-an yang versi 16 poin dari Aldilla Tienevy. Yang banyak itu… Hehe… Sebenarnya sih, nyusahin orang yang bakalan ku-tag entar…. Tapi, ga pa pa lah… Kapan lagi di-tag sama orang cakep. :P

The rules are:

  1. Once you’ve been tagged, you are supposed to write a note with 16 random things, facts, habits, or goals about you.
  2. At the end, choose 16 people to be tagged.
  3. You have to tag the person who tagged you.
  4. If I tagged you, it’s because I want to know more about you.

(lagi…)

Halaman Berikutnya »